Senin, 13 Oktober 2014

Kaca mata 'pintar'

Sebuah kemajuan dalam berbagai bidang, sangat di dambakan oleh setiap orang. Apalagi dizaman modern seperti ini. Generasi muda lebih cenderung familier berinteraksi dengan teknologi. Perangkat yang menjadi penghubung antara keduanya adalah gadget. Untuk perangkat yang ini, jelas sudah jamak di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pernah ada penemuan listrik, bola lampu, televisi, radio, sampai kendaraan yang telah kita ketahui. Berbagai media secara luas dapat melaporkan perkembangan ini. Kemudahan akses dalam mendapatkan informasi menjadikan siapapun dapat mengakses informasi seperti ini kapanpun. Dulu, dulu bangeet penemuan yang saya sebutkan tadi sangatlah tabu dizamanya. Kok bisa ada matahari di dalam rumah? Kita bisa bicara dengan orang nun jauh disana lewat kotak berkabel. Sebuah kubus bisa menampilkan gambar bergerak, dan seterusnya. Itu dulu memang mengherankan, tapi kalo sekarang sudah familiar.
Semua orang berlomba untuk melakukan penelitian. Berharap dengan penelitian tersebut, bisa menghasilkan kreasi karya yang jauh lebih bermanfaat. Di negara berkembang, hal ini jamak di temukan. Media lokal mereka gencar dalam melaporkan perkembangan. Yang jadi penemu juga mendapatkan tempat yang baik dalam masyarakat. Sekarang ini, yang akan sedikit saya bahas adalah, penemuan kaca mata ’pintar’ yang ditemukan oleh perusahaan ternama di benua Paman Sam. Banyak pihak yang menyambut gembira penemuan ini. Kalau dilihat ke bagian design, kaca mata ini, memang unik dari kebanyakan yang ada di pasaran. Bentuknya, ’ mengherankan’ menurut saya pribadi. Jika dilihat dalam frame saja, kaca mata ini mempunyai gagang yang besar sebelah. Pada bagian kanan cukup melebar, namun yang kiri standar saja, terlihat klasik. Asli, kalo melihat sendiri pasti rada-rada bingung. Belum lagi, bagian lensa. Di bagian sebelah kanan gagang, kaca mata ini memiliki seperti sebuah, kamera ”super kecil” yang bisa digunakan untuk merekan obyek didepan kita. Belakangan saya ketahui benda ini selalu dioperasionalkan dengan suara dan sentuhan. Nahh, berarti ini menjawab pertanyaan saya yang sebelumnya. Kenapa gagangnya besar sebelah. Ternyata ada sebuah semacam touchpad gitu, buat ngegeser-geser menu yang ada. Kemudian kaca mata ini juga tidak pake sim card, atau semacamnya. Cara kerjanya adalah dengan koneksi bluetooth yang dikoneksikan lewat smartphone kita. Pergesaran menu juga sangat bisa kalau dilakukan dengan pergerakan retina kita. Tinggal gerak-gerak aja, entar menu yang di inginkan dapat terpilih.
Kaca mata ini juga terkoneksi dengan internet sangat cepat. Fitur lain yang ditawarkan adalah, pendeteksian bencana alam secara real time. Cepet, dan akurat. Secara pribadi saya tidak tahu, workflow dari system ini. Tapi yang jelas kalo ada bencana, kaca mata ini dapat menampilkan info bencara secara cepat dan akurat. Kemudian, ada juga fitur yang memberitahu tempat makan ” yang enak” terdekat dengan lokasi kita sekarang. Wihh, berarti ini sudah ada geotagging yang di benamkan. Bisa juga buat telfone, tanpa harus pegang smartphone kita. Tinggal bilang saja ”call” pilih kontak, semua beres. Banyak anak muda terheran-heran, bisa yaa ada teknologi seperti ini.
Nahh, itu dari mereka, kita juga jangan mau ketinggalan donk. Sejatinya kaca mata itu, belum dijual bebas di Indonesia. Harganya? Juga belum tahu ,hHehehe kan belum dijual. Yang jelas prosesnya bertahap. Mari, kita berkarya, sebanyak yang bisa kita lakukan. Lewat bidang apa saja yang bisa kita lakukan. Bisa lewat pendidikan, yaa lewat pendidikan, bisa lewat tulisan, yaa lewat tulisan. Bisa lewat kesenian, itu juga bisa. Apalagi teknologi, bisa banget daah. Kalau kita juga berkarya,maka kita semakin dapat bersaing dengan negara lainya, sekian.[]  

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar