Sabtu, 13 Desember 2014

Terus Mencari

Sumber foto: www.dvdsreleasedates.com



Prisoner – (2013)

Moment berharga bersama keluarga. Perayaan Thanksgiving biasanya digunakan untuk berkunjung dengan tetangga terdekat.
Memberi hadiah, memasak, minum, bernyanyi bersama. Sebagai ucapan syukur atas hal-hal baik yang mereka dapat dari Sanga kuasa. Siang itu keluarge Dover menghabiskan siangnya dengan keluarga Franklyn. Mereka bersenang-senang bercanda ria. Suasana rumah sangat menyenangkan. Joy dan Anna juga sangat senang. Mereka adalah anak perempuan Dover dan Franklyn yang masih kecil.
Seperti umumnya anak kecil mereka juga senang berkeliling rumah. Bermain disekitar rumah mereka. Serta memperlihatkan koleksi hewan peliharaan mereka. Semula sesaat setelah makan siang itu Joy dan Anna ditemani kakak mereka, bersama-sama keluar rumah sejenak untuk mencari angin segar. Mereka yang masih sangat polos bermain dengan riangnya, sedangkan kedua kakak mereka hanya berjalan malas dan hanya memeperhatikan saja adik mereka.
Sepulang dari mencari angin segar dua anak kecil itu kembali bermain. Kali ini mereka ingin berkeliling rumah. Dua anak itu diizinkan ayah mereka jika saja kakak mereka kiut bersamanya. Namun yang terjadi bukan demikian. Kakak mereka ternyata ada di ruang bawah sedang menonton teve tuan Dover kaget. Mengira Anna dan Joy sudah meminta kakak mereka menemani ternyata tidak. Mereka langsung pergi begitu saja tanpa mengajak kakak mereka. Mengetahui anak bungsunya tidak ada Dover langsung memberitahu Franklyn. Keduanya lantas panik, juga istri-istri mereka. Seisi rumah menjadi beringas. Seisi rumah disisir. Khawatir kalau-kalau mereka terjebak di basement dan tidak bisa keluar dari sana. Dover juga mengecek kerumahnya, siapa tahu Anna dan Joy kerumah itu, nyatanya tidak.
Karena sudah lelah mencari mereka akhirnya melapor polisi. Dimulailah investigasi itu. Hal rute 46 menjadi lokasi pertama. Disana ada mobil RV yang dicurigai menculik, atau setidaknya mengetahui keberadaan dua anak yang hilang itu. Saat berusaha dimintai keterangan mobil itu tiba-tiba saja melaju dan menabrakkan dirinya kepada sebuah pohon. Seketika mobil itu terhenti. Pengemudi itu ditahan. Kemudian di interogasi karena diduga berkaitan erat dengan menghilangnya Anna dan Joy. Usaha detektif Loki dalam mengintrogasi sia-sia. Alex pemuda yang ada di mobil RV tersebut hanya berkata-kata pendek. Di mengatakan tidak tahu.
Saat mengetahui bahwa Alex tidak mau mengaku Dover pun marah. Dia begitu sangat geram dengan Alex. Dia sangat yakin Alex pasti mengetahui dimana putrid kecilnya berada. Setelah empat puluh delapan jam Alex ditahan dan tidak menemukan apapun saat diperiksa, akhirnya dia dibebaskan. Tidak puas dengan keputusan itu diam-diam Dover mendatangi kediaman bibi Alex. Saat malam hari, ketika Alex ingin mengajak anjingnya jalan-jalan dia diculik oleh Dover. Dia disandra di rumah tua peninggalan ayahnya. Alex diikat disebuah pipa pada kamar mandi disana. Berbagai penyiksaan dilakukannya. Tidak puas melakukan penyiksaan tersebut sendiran lantas mengajak Franklyn untuk membantunya. Semua Franklyn menolak. Dia memilih untuk menyerahkan hal ini sepenuhnya pada pihak kepolisian. Mengetahui hal ini tidak disetujui maka, Doverpun mencoba menyakinkan Franklyn akan hak ini. Dover sangat yankin bahwa Alex mengetahui keberadaan putrinya. Meski ragu-ragu akhirnya Franklyn pun membantu penyiksaan tersebut.
Pihak kepolisian mulai kehabisan waktu. Sudah dua minggu lewat namun Anna dan Joy belum juga ditemukan. Pihaknya memberikan pernyataan bahwa jika memang sudah sebulan maka, harapan tersebut kian hilang. Mengetahui hal ini Dover bertambah panik. Belum lagi istrinya yang mengalami susah tidur. Semenjak putrinya hilang, dia sering mengurung diri dirumah. Tidak melakukan apa-apa, hanya meratap saja. Dilain pihak Dover juga tambah Frustasi karena, istrinya terus merengek, bertanya, dimanakah putrinya itu. Sehingga lambat laun memberikan kesan bahwa Grace ”menyalahkan” Dover atas kelalainnya dalam melindungi keluarga, terutama putri kecilnya itu.
Pencarian meluas hingga ke Bob Taylor, pria misterius yang dicurigai juga terlibat dalam menghilangnya Anna dan Joy. Saat didatangi dirumahnya dia berusaha kabur. Loki yang mengetahui hal tersebut langsung meringkus dan memborgolnya. Tubuhnya yang kurus tinng jatuh berdebam dilantai. Hidungnya berdarah karena terbentur dinding sesaat sebelum jatuh kelantai. Makin medekati tiga puluh hari, polisi makin kehilangan harapan. Sedangkan pencarian yang dilakukakn malah bertambah meluas. Film ini mempunyai durasi dua jam tiga puluh tiga menit. Termasuk dalam kategori lama untuk sebuah film bernuansa drama. Tidak diragukan lagi, ditengah perjalananya penonton bisa juga jenuh dengan adegan yang dimainkan. Karena, seperti biasanya dalam film drama biasanya didominasi oleh percakapan sehari-hari. Berbeda dengan film action yang lebih banyak memperlihatkan adegan bertarung dan menantang. Namun tetap saja film ini bagus untuk orang-orang yang ingin belajar percakapan bahasa inggris dalam keseharian. Dalam pendalaman karakter baik Loki maupun Dover menjalankan tugasnya densgan baik. Mereka terlihat sangat pas memerankan posisi masing-masing. Sanga ayah yang terus mencacri anaknya, si Loki yang berusaha maksismal untuk menemukan Anna dan Joy serta menuntaskan kasus ini. Film ini bisa dijadikan referensi di waktu senggang, menonton bersama keluarga. Menonton film ini memberikan pelajaran kepada kita, bahwa dimanapun kita berada, selalu bersikap waspada kan setiap kemungkinan yang akan terjadi. Berharap untuk hal yang baik, dan bersiap untuk hal yang buruk.[]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar