![]() |
| Sumber foto: www.dvdsreleasedates.com |
Prisoner – (2013)
Moment berharga
bersama keluarga. Perayaan Thanksgiving biasanya
digunakan untuk berkunjung dengan tetangga terdekat.
Memberi hadiah, memasak,
minum, bernyanyi bersama. Sebagai ucapan syukur atas hal-hal baik yang mereka
dapat dari Sanga kuasa. Siang itu keluarge Dover menghabiskan siangnya dengan keluarga
Franklyn. Mereka bersenang-senang bercanda ria. Suasana rumah sangat
menyenangkan. Joy dan Anna juga sangat senang. Mereka adalah anak perempuan
Dover dan Franklyn yang masih kecil.
Seperti umumnya anak
kecil mereka juga senang berkeliling rumah. Bermain disekitar rumah mereka.
Serta memperlihatkan koleksi hewan peliharaan mereka. Semula sesaat setelah
makan siang itu Joy dan Anna ditemani kakak mereka, bersama-sama keluar rumah
sejenak untuk mencari angin segar. Mereka yang masih sangat polos bermain
dengan riangnya, sedangkan kedua kakak mereka hanya berjalan malas dan hanya
memeperhatikan saja adik mereka.
Sepulang dari mencari
angin segar dua anak kecil itu kembali bermain. Kali ini mereka ingin
berkeliling rumah. Dua anak itu diizinkan ayah mereka jika saja kakak mereka
kiut bersamanya. Namun yang terjadi bukan demikian. Kakak mereka ternyata ada
di ruang bawah sedang menonton teve
tuan Dover kaget. Mengira Anna dan Joy sudah meminta kakak mereka menemani
ternyata tidak. Mereka langsung pergi begitu saja tanpa mengajak kakak mereka.
Mengetahui anak bungsunya tidak ada Dover langsung memberitahu Franklyn.
Keduanya lantas panik, juga istri-istri mereka. Seisi rumah menjadi beringas.
Seisi rumah disisir. Khawatir kalau-kalau mereka terjebak di basement dan tidak bisa keluar dari
sana. Dover juga mengecek kerumahnya, siapa tahu Anna dan Joy kerumah itu,
nyatanya tidak.
Karena sudah lelah
mencari mereka akhirnya melapor polisi. Dimulailah investigasi itu. Hal rute 46
menjadi lokasi pertama. Disana ada mobil RV yang dicurigai menculik, atau
setidaknya mengetahui keberadaan dua anak yang hilang itu. Saat berusaha
dimintai keterangan mobil itu tiba-tiba saja melaju dan menabrakkan dirinya kepada
sebuah pohon. Seketika mobil itu terhenti. Pengemudi itu ditahan. Kemudian di
interogasi karena diduga berkaitan erat dengan menghilangnya Anna dan Joy.
Usaha detektif Loki dalam mengintrogasi sia-sia. Alex pemuda yang ada di mobil
RV tersebut hanya berkata-kata pendek. Di mengatakan tidak tahu.
Saat mengetahui bahwa
Alex tidak mau mengaku Dover pun marah. Dia begitu sangat geram dengan Alex.
Dia sangat yakin Alex pasti mengetahui dimana putrid kecilnya berada. Setelah
empat puluh delapan jam Alex ditahan dan tidak menemukan apapun saat diperiksa,
akhirnya dia dibebaskan. Tidak puas dengan keputusan itu diam-diam Dover
mendatangi kediaman bibi Alex. Saat malam hari, ketika Alex ingin mengajak
anjingnya jalan-jalan dia diculik oleh Dover. Dia disandra di rumah tua
peninggalan ayahnya. Alex diikat disebuah pipa pada kamar mandi disana.
Berbagai penyiksaan dilakukannya. Tidak puas melakukan penyiksaan tersebut
sendiran lantas mengajak Franklyn untuk membantunya. Semua Franklyn menolak.
Dia memilih untuk menyerahkan hal ini sepenuhnya pada pihak kepolisian.
Mengetahui hal ini tidak disetujui maka, Doverpun mencoba menyakinkan Franklyn
akan hak ini. Dover sangat yankin bahwa Alex mengetahui keberadaan putrinya. Meski
ragu-ragu akhirnya Franklyn pun membantu penyiksaan tersebut.
Pihak kepolisian
mulai kehabisan waktu. Sudah dua minggu lewat namun Anna dan Joy belum juga
ditemukan. Pihaknya memberikan pernyataan bahwa jika memang sudah sebulan maka,
harapan tersebut kian hilang. Mengetahui hal ini Dover bertambah panik. Belum
lagi istrinya yang mengalami susah tidur. Semenjak putrinya hilang, dia sering
mengurung diri dirumah. Tidak melakukan apa-apa, hanya meratap saja. Dilain
pihak Dover juga tambah Frustasi karena, istrinya terus merengek, bertanya,
dimanakah putrinya itu. Sehingga lambat laun memberikan kesan bahwa Grace
”menyalahkan” Dover atas kelalainnya dalam melindungi keluarga, terutama putri
kecilnya itu.
Pencarian meluas
hingga ke Bob Taylor, pria misterius yang dicurigai juga terlibat dalam
menghilangnya Anna dan Joy. Saat didatangi dirumahnya dia berusaha kabur. Loki
yang mengetahui hal tersebut langsung meringkus dan memborgolnya. Tubuhnya yang
kurus tinng jatuh berdebam dilantai. Hidungnya berdarah karena terbentur
dinding sesaat sebelum jatuh kelantai. Makin medekati tiga puluh hari, polisi
makin kehilangan harapan. Sedangkan pencarian yang dilakukakn malah bertambah
meluas. Film ini mempunyai durasi dua jam tiga puluh tiga menit. Termasuk dalam
kategori lama untuk sebuah film bernuansa drama. Tidak diragukan lagi, ditengah
perjalananya penonton bisa juga jenuh dengan adegan yang dimainkan. Karena,
seperti biasanya dalam film drama biasanya didominasi oleh percakapan
sehari-hari. Berbeda dengan film action yang lebih banyak memperlihatkan adegan
bertarung dan menantang. Namun tetap saja film ini bagus untuk orang-orang yang
ingin belajar percakapan bahasa inggris dalam keseharian. Dalam pendalaman
karakter baik Loki maupun Dover menjalankan tugasnya densgan baik. Mereka
terlihat sangat pas memerankan posisi masing-masing. Sanga ayah yang terus
mencacri anaknya, si Loki yang berusaha maksismal untuk menemukan Anna dan Joy
serta menuntaskan kasus ini. Film ini bisa dijadikan referensi di waktu
senggang, menonton bersama keluarga. Menonton film ini memberikan pelajaran
kepada kita, bahwa dimanapun kita berada, selalu bersikap waspada kan setiap
kemungkinan yang akan terjadi. Berharap untuk hal yang baik, dan bersiap untuk
hal yang buruk.[]
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar